Perlindungan Hukum terhadap Masyarakat Nagari yang Tanahnya Disertifikatkan Secara Melawan Hukum (Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor 3818 K/PDT/2023)

Muhamad Wira Ferdian, Meliyana Yustikarini

Abstract


This research aims to analyze the legal protection for nagari communities experiencing illegal land certification, as well as to evaluate the implementation of the Supreme Court's decision in resolving customary land disputes to prevent similar cases from recurring in the future. The research method used is normative juridical through legislation as the main technique in data collection and examining Supreme Court decision number 3818 K/PDT/2023, related to references from books, journals, and other materials. The research results indicate that indigenous communities whose land has been unlawfully certified are entitled to request the annulment of land rights on the grounds of administrative defects. This cancellation process can be carried out through a ministerial decree as regulated in Articles 105 and 106 of the Regulation of the Minister of Agrarian Affairs/Head of the National Land Agency Number 9 of 1999 concerning the Procedures for Granting and Cancelling State Land Rights and Management Rights.

Keywords


Legal Protection, Ulayat Land, Land Certification, Nagari Community.

Full Text:

PDF

References


Buku

Algra, N.E. et al. Kamus Istilah Hukum Fockema Andreae Belanda-Indonesia. Jakarta: Binacipta, 1983

Ali, Zainuddin. Metode Penelitian Hukum. Jakarta: Sinar Grafika. 2009

Anshari, Tampil. Undang-Undang Pokok Agraria Dalam Bagan. Medan: Kelompok Studi Hukum dan Masyarakat. 2001

Hadjon, Philipus M. Perlindungan Hukum Bagi Rakyat Indonesia. Surabaya: Rajawali Pers. 2015

Pide, Suriyaman Mustari. Hukum Adat Dahulu, Kini dan Akan Datang. Jakarta: Kencana. 2019

Riyannto. Pengaturan Hukum Adat di Indonesia: Sebuah Tinjauan Terhadap Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1999 tentang Kehutanan. Bogor: Lembaga Pengkajian Hukum Kehutanan dan Lingkungan. 2004

Soekanto, Soerjono dan Sri Mamudji. Penelitian Hukum Normatif: Suatu Tinjauan Singkat. Jakarta: Raja Grafindo Persada. 2003

Soekanto, Soerjono. Pengantar Penelitian Hukum. Jakarta: UI Press. 2014

Peraturan

Peraturan Menteri Negara Agraria/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 5 Tahun 1999 Tentang Pedoman Penyelesaian Masalah Hak Ulayat Masyarakat Hukum Adat

Peraturan Menteri Negara Agraria/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 9 Tahun 1999 Tentang Tata Cara Pembaerian Dan Pembatalan Hak Atas Tanah Negara Dan Hak Pengelolaan

Peraturan Daerah Propinsi Sumatera Barat Nomor : 16 Tahun 2008 Tentang Tanah Ulayat Dan Pemanfaatannya

Jurnal

Oktavian, Benny, “Analisis Bentuk Komunikasi Pada Pagang Gadai Sawah Di Kabupaten Tanah Datar”, Jurnal Niara, Vol. 13, No. 2 (2021) : 54.

Panyalai, Hariz Novirja, “Sertifikasi Atas Tanah Pusaka Tinggi (Studi Nagari Ulakan, Kecamatan Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat),” Recital Review, Vol. 3, No. 2, (2021) : 303.

Ikhwansyah, Isis, “Cacat Yuridis dan Cacat Administrasi dalam Pembatalan Sertifikat Hak Atas Tanah,” JATISWARA: Jurnal Ilmu Hukum, Vol. 33, No. 1, (Maret 2018) : 9.

Pratama, Putu Rama Ari, dkk, “Proses Pembatalan Hak Atas Tanah Karena Cacat Administrasi Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2021 Tentang Hak Pengelolaan, Hak Atas Tanah, Satuan Rumah Susun, Dan Pendaftaran Tanah Dalam Hal Adanya Tumpang Tindih Hak Atas Tanah Di Kabupaten Buleleng”, Kertha Widya: Jurnal Hukum, Vol. 11, No. 1, (2023)

Website

https://www.hukumonline.com/berita/a/bunyi-dan-makna-pasal-33-uud-1945-lt66a1c0b348b25/




DOI: http://dx.doi.org/10.33087/wjh.v9i2.1860

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Wajah Hukum Published by Faculty of Law, Batanghari University
Adress: Fakultas Hukum, Jl.Slamet Ryadi, Broni-Jambi, Kec.Telanaipura, Kodepos: 36122, email: wajahhukum.unbari@gmail.com


Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.