Tantangan Penegakan Hukum terhadap Froud Perbankan dalam Industri Judi Online

Adam Kemal Pasha, Yusep Mulyana

Abstract


The enforcement of law against banking fraud within the online gambling industry in Indonesia faces intricate challenges amidst rapid digital technology advancements. This study aims to analyze the forms of criminal liability for perpetrators of banking fraud involved in online gambling under Indonesia’s positive law and to identify the primary obstacles in law enforcement processes, along with investigators’ efforts to address them. Employing a normative juridical approach and literature review method, this research examines regulations such as the 1945 Constitution, Law No. 8/1981 on Criminal Procedure Code, Law No. 10/1998 on Banking, Law No. 8/2010 on Anti-Money Laundering, Law No. 1/2024 on Electronic Information and Transactions, and Law No. 1/2023 on the New Criminal Code. Findings reveal that perpetrators of banking fraud face penalties of up to 7 years under Articles 492 and 483 of the New Criminal Code for fraud and embezzlement, and up to 20 years under the Anti-Money Laundering Law for money laundering. Major challenges include difficulties in digital evidence collection due to advanced encryption, overseas servers, and low compliance in reporting suspicious transactions, as evidenced by PPATK’s 2025 report noting only 573 active reporters out of 89,000. Cases like the arrest of two online gambling bosses (OHW and H) in May 2025 exposed the massive abuse of 4,000 bank accounts, yet inter-agency coordination among the Police, OJK, Kominfo, and PPATK remains hindered by limited digital forensics and cross-jurisdictional issues. Investigators address these barriers by leveraging digital forensic technology, international cooperation through Mutual Legal Assistance, and enhanced big data-based monitoring systems. This study recommends a holistic approach integrating strengthened financial technology regulations, investigator training, and public education to prevent cybercrimes, thereby upholding the rule of law and safeguarding the national financial system.

Keywords


Froud, Gambling, Online, Enforcement, Law, Bank.

Full Text:

PDF

References


Buku

Dewi, Sinta. Pengantar Hukum Siber Di Indonesia. Bandung : Refika Aditama. 2021

Fajar, M. dan Y. Achmad, Dualisme Penelitian Hukum Normatif Dan Empiris. Yogyakarta : Pustaka Pelajar. 2017

Fauzi, Ahmad. Keamanan Sistem Perbankan dan Pencegahan Fraud. Jakarta : Rajawali Pers. 2019

Harahap, M. Yahya. Aspek Hukum Perbankan di Indonesia. Jakarta : Sinar Grafika. 2017

Moeljatno. Asas-asas Hukum Pidana. Jakarta : Rineka Cipta. 2002

Rahardjo, Budi. Cybercrime dan Penegakan Hukumnya di Indonesia. Bandung : Informatika. 2020

Rahmanto, B. dan A. Kurniawan. Cybercrime dalam Perbankan Digital: Studi Kasus Fraud dalam Transaksi Online. 2021

Rajagukguk, Erman. Perlindungan Hukum Terhadap Nasabah Perbankan. Jakarta : Ghalia Indonesia. 2015

Peraturan Perundang-Undangan

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945

Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 Tentang Kitab Undang – Undang Hukum Acara Pidana

Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 Tentang Perbankan

Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan Dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik Yang Telah Diubah Dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 Tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana

Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1999 Tentang Bank Indonesia

Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 Perbankan Syariah

Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 19/12/PBI/2017 Tentang Penyelenggaraan Teknologi Finansial

Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 12/POJK.01/2017 Tentang Pencegahan Dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang Dan Pendanaan Terorisme

Jurnal

Hijriani, dkk. “Perkembangan Teori Penegakan Hukum dalam Perwujudan Fungsi Norma di Masyarakat”. Sultra Research of Law, Vol. 5, No. 2, (2022) : 58-65

Prasetyo, H. “Pencucian Uang dalam Judi Online: Tantangan Regulasi dan Penegakan Hukum”, Jurnal Kriminologi Indonesia, (2022)

Putri, S. dan F. Widodo, Penggunaan Cryptocurrency dalam Judi Online: Implikasi Hukum dan Tantangan Pengawasan, Jurnal Hukum dan Teknologi, (2023)

Shanty, L. “Aspek Teori Hukum Dalam Kejahatan Korporasi”, Pakuan Law Review, Vol. 3, No. 1, (2017) : 56-72

Susanto, D. “Implementasi Hukum Pidana dalam Penindakan Fraud Perbankan Terkait Judi Online”. Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, (2023)

Toelle, M. H. “Kriminalisasi Ditinjau Dari Perspektif Teori Hukum Pidana (Criminal Law Theory)”, Refleksi Hukum : Jurnal Ilmu Hukum, Vol. 8, No. 2, (2014) : 115-132




DOI: http://dx.doi.org/10.33087/wjh.v9i2.1947

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Wajah Hukum Published by Faculty of Law, Batanghari University
Adress: Fakultas Hukum, Jl.Slamet Ryadi, Broni-Jambi, Kec.Telanaipura, Kodepos: 36122, email: wajahhukum.unbari@gmail.com


Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.