Hak kekayaan Intelektual pada Bisnis Pariwisata Di Kota Wisata Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci

Firya Oktaviarni, Dwi Suryahartati

Abstract


The city of Sungai Penuh and Kerinci Regency rely on tourism as a source of regional income supported by natural beauties and cultural diversity of the local communities. Utilizing the potential of nature and culture as assets of regional financial income requires a variety of supporting business components, including hotels, restaurants, culinary, travel agencies, craft arts and its products, performing arts and natural tourism and so on, where all these components shall be utilized optimally.  Legal protection of Intellectual Property Rights is needed as well. Based on that, the main legal problem raised in this article is the application of Intellectual Property Rights in the tourism business in the city of Sungai Penuh and Kerinci Regency. This article is sociological juridical study using the qualitative analysis method and both primary and secondary data as research materials. It is shown that the existence of intellectual property rights in both regions has not exercised optimally as there are lacks of understanding on the importance of the existence of intellectual property rights as part of legal protection for local assets in the tourism business in Indonesia. The local governments, supported by academics, shall socialise the importance of intellectual property rights to the community by using the local wisdom approach. 

Keywords


Intellectual Property Rights; local government; Tourism Business; legal protection

Full Text:

PDF

References


Buku

Affrilyanna Purba, Pemberdayaan Perlindungan Hukum Pengetahuan Tradisional dan Ekspresi Budaya Tradisional Sebagai Sarana Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Bandung: PT. Alumni, 2012, hlm 118

Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual, 2006, Buku Panduan Hak Kekayaan Intelektual, Jakarta: JICA.

Endang Purwaningsih, 2012, Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan Lisensi, Bandung: CV. Mandar Maju.

Ida Bagus Wyasa Putra, 2003, Hukum Bisnis Pariwisata, PT. Refika Aditama, Bandung.

Imas Rosidawati Wiradirja dan Fontian Munzil, 2018, Pengetahuan Tradisional & Hak Kekayaan Intelektual (Perlindungan Pengetahuan Tradisional Berdasarkan Asas Keadilan Melalui Sui Generis Intellectual Property System), PT. Refika Aditama, Bandung.

Karta Jayadi dan Dian Cahyadi., Buku Ajar Pengetahuan HKI “Sebuah Pengantar Memahami HKI dalam ...Desain”, Deskomvis FSD UNM Press Program Studi Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni dan Desain UNM

Khoirul Hidayah, 2017, Hukum HKI (Hak Kekayaan Intelektual), Setara Press, Malang.

Muhamad Firmansyah, 2008, Tata Cara Mengurus HaKI (Hak atas Kekayaan Intelektual), Jakarta:Visimedia.

Mujiyono dan Feriyanto, 2017, Buku Praktis Memahami dan Cara Memperoleh Hak Kekayaan Intelektual, Sentra HKI Universitas Negeri Yogyakarta.

OK. Saidin, 2004, Aspek Hukum Hak Kekayaan In telektual, Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada.

Sulistyowati Irianto, 2012, dkk, Kajian Sosio-Legal, Pustaka Larasan, Jakarta.

Tim Lindsey dkk, 2004, Hak Kekayaan Intelektual Suatu Pengantar, PT. Alumni, Bandung.

Yusuf Shofie, 2009, Perlindungan Konsumen dan Instrumen-Instrumen Hukumnya, Bandung: PT. Citra Aditya Bakti.

Jurnal

Aditya Yuli, City Branding Sebagai Strategi Pengembangan Pariwisata Ditinjau dari Aspek Hukum Merek (Studi Kasus City Branding Daerah Istimewa Yogyakarta Sebagai daerah Tujuan Wisata Unggulan di Indonesia), Jurnal Ilmiah Ilmu Hukum QISTI Vol. 5 No. 1

Ahyani Triyana Kihin, Peran Dinas Kebudayaan, Pariwisata & Kominfo Kota Samarinda dalam Pelestarian Budaya Adat Dayak kenyah di Kawasan Budaya Pampang, ejurnal Ilmu Pemerintahan 2013

Anwar Basalamah, Hadirnya Kemasan Syariah dalam Bisnis Perhotelan di Tanah Air, Binus Business Review Vol 2 No. 2 November 2011.

Lis Julianti dan Rika Putri Subekti, Standar Perlindungan Hukum Kegiatan Investasi pada Bisnis Jasa Pariwisata di Indonesia, Kerta Wicaksana Vol. 12 No. 2, 2018.

M. Arief Anwar, dkk, Strategi Pengembangan Wisata Berbasis Kearifan Lokal di Kalimantan Selatan, Jurnal Kebijakan Pembangunan, Vol. 13 No. 2, (2018), 189.

Rahman Muslim Moro Saimima dkk, Pemetaan Industri Pariwisata Maluku Sebagai Landasan Perancangan Strategi Brand “Baronda Maluku”, Jurnal Kajian Bahasa dan Pariwisata, Vol. 5 (1), (Juli 2018), 88.

Selvi Kasman, Komodifikasi Kesenian Tradisional Wacana Estetika Posmodern dalam Pariwisata, Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni, Vol. 13 No. 2 Nopember 2011.

Undang-Undang

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2000 Tentang Perlindungan Varietas Tanaman.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2000 Tentang Rahasia Dagang

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 2000 Desain Industri

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2000 Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu

Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 Tentang Kepariwisataan

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2016 Tentang Merek dan Indikasi Geografis

Makalah

Ari Kusumah, Mendefenisikan Kembali Situ Mustika (Sebuat Analisis Revitalisasi Objek Wisata), Ciamis: Program Studi Ilmu Administasi Publik, hlm 48.

Tamara Nanayakkara, Role of Intellectual Property in enhanching the Competitivenness of the Tourism Industry




DOI: http://dx.doi.org/10.33087/wjh.v4i2.244

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Wajah Hukum Published by Faculty of Law, Batanghari University
Adress: Fakultas Hukum, Jl.Slamet Ryadi, Broni-Jambi, Kec.Telanaipura, Kodepos: 36122, email: wajahhukum.unbari@gmail.com


Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.