Implikasi Putusan Itsbat Nikah yang Melanggar Prinsip Ultra Petita (Analisis Perkara Nomor 282/PDT.G/2020/PA.BJB JO. 40/PDT.G/2020/PTA.BJM)

Mahyuni Ayu Siregar

Abstract


Unregistered polygamy which occurred prior to the enactment of 1974 Indonesian Marriage Law raises legal problems when inheritance disputes arise. This article mainly analyzes the problem on Case 282/Pdt.G/2020/PA.Bjb alongside with 40/Pdt.G/2020/PTA.Bjm. There are two main questions addressed in this article: (1) how the judges consider the law in determining the judicial confirmation of the marriage, and; (2) implications of the courts’ ruling on the temporal limit of the marriages towards the legal status of the children. The research on this article is done in using doctrinal legal research, using a case approach. The analysis shows that the Court has exceeded the scope of the petition (ultra petita) by setting a temporal boundary on the first marriages. This has direct implications towards the legal status of children born after that temporal limit. Accordingly, it is needed to apply maqashid syariah and progressive legal approach on deciding juridical confirmation cases.

Keywords


juridical confirmation, legal status of children, inheritance.

Full Text:

PDF

References


Buku

Arifin, Busthanul. Pelembagaan Hukum Islam di Indonesia: Akar Sejarah, Hambatan, dan Prospeknya. Jakarta: Gema Insani. 1996.

Djubaidah, Neng. Pencatatan Perkawinan dan Perkawinan Tidak Dicatat Menurut Hukum Tertulis di Indonesia dan Hukum Islam. Jakarta: Sinar Grafika. 2010.

Ibrahim, Johnny. Teori dan Metode Penelitian Hukum Normatif. Malang: Bayumedia. 2005.

Mahkamah Agung Republik Indonesia. Pedoman Pelaksanaan Tugas dan Administrasi Peradilan Agama: Buku II. Jakarta: Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama. 2013.

Muhaimin. Metode Penelitian Hukum. Mataram: Mataram University Press. 2020.

Mufid, Nur. Kamus Modern Indonesia-Arab Al Mufied. Pamekasan: Pustaka Progresif. 2010.

Roihan, A. Rasyid. Hukum Acara Peradilan Agama. Jakarta: Raja Grafindo Persada. 2002.

Sunggono, Bambang. Metode Penelitian Hukum. Jakarta: Raja Grafindo Persada. 1997.

Syarifuddin, Amir. Hukum Kewarisan Islam. Jakarta: Kencana. 2004.

Waluyo, Bambang. Penelitian Hukum Dalam Praktek. Jakarta: Sinar Grafika. 1996.

Peraturan Perundang-undangan

Kitab Undang-Undang Hukum Perdata

Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2009 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1985 tentang Mahkamah Agung

Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan.

Kompilasi Hukum Islam di Indonesia

Jurnal

Arabiyah, Syarifah, dkk., “Inheritance Rights of Children Born Out of Wedlock and Children from Unregistered Marriages: Juridical Problems and the Maqashid Shariah Approach”, Jurnal Kepastian Hukum dan Keadilan, Vol. 7, No. 1, (2025): 16-32

Ardhian, Reza Fitra, Satrio Anugrah, dan Setyawan Bima, “Poligami dalam Hukum Islam dan Hukum Positif Indonesia Serta Urgensi Pemberian Izin Poligami di Pengadilan Agama”, Privat Law, Vol. III, No. 2, (2015): 100-107.

Bafadhal, Faizah. “Itsbat Nikah dan Implikasinya Terhadap Status Perkawinan Menurut Peraturan Perundang-Undangan Indonesia.” Jurnal Ilmu Hukum, Vol. 5, No. 1, (2014) : 1-15.

Paryadi, “Maqashid Syariah: Definisi dan Pendapat Para Ulama”, Cross-border, Vol. 4, No. 2, (2021): 201-216.

Rahma, Annisa Aulia, dkk., “Legalitas Implementasi Asas Poligami dalam Perkawinan Menurut Undang-Undang Perkawinan”, Jurnal Pendidikan Tambusai, Vol. 8, No. 2, (2024): 25719-25127.

Sakirman. “Urgensi Reaktualisasi Undang-Undang Perkawinan di Indonesia”. Justicia Islamica, Vol. 13 No. 1, (2016) : 91-112.

Suriyadi dan Ichwan Ahnaz Alamudi, “Eksistensi Asas Monogami dan Praktik Poligami dalam Perspektif Politik Hukum”, Metta: Jurnal Ilmu Multidisiplin,Vol. 5, No. 3, (2025): 90-105.

Wadianita, Andi Nadyafatin dan Mustakim, “Kepastian Hukum terhadap Pembatalan Putusan Perceraian yang Bersifat Ultra Petita (Studi Kasus Putusan Nomor 132/Pdt.G/2019/PN Bpp jo. Putusan Nomor 125/Pdt/2019/PT.SMR)”, Al-Zaujiyyah: Jurnal Hukum Keluarga Islam, Vol. 1, No. 2, (2025): 15-29.

Wibowo, Nyoto dan Muhammad Romli, “Itsbat Nikah Bagi Pasangan yang Salah Satu atau Keduanya Meninggal Dunia di Pengadilan Agama Mojokerto”, Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, Vol. 3, No. 2, (2025): 282-292.

Website

https://www.hukumonline.com/berita/a/fatwa-mui-juga-melindungi-anak-hasil-perzinaan-lt4f6322acd4b12/?utm_source= website&utm_medium=internal_link_klinik&utm_campaign=fatwa_mui&_gl=1*ygfbxn*_up*MQ..*_ga*MjcxMzMwMjc4Lj E3NjUxMDY2MjE.*_ga_XVDEV3KKL2*czE3NjUxMDY2MjAkbzEkZzEkdDE3NjUxMDY2MjAkajYwJGwwJGgw

https://www.hukumonline.com/berita/a/menggali-karakter-hukum-progresif-lt529c62a965ce3/




DOI: http://dx.doi.org/10.33087/wjh.v10i1.2055

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Wajah Hukum Published by Faculty of Law, Batanghari University
Adress: Fakultas Hukum, Jl.Slamet Ryadi, Broni-Jambi, Kec.Telanaipura, Kodepos: 36122, email: wajahhukum.unbari@gmail.com


Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.