Tanggung Jawab PPAT terhadap Akta Hak Tanggungan yang dibuat Sebelum Melakukan Pemecahan/Pemisahan Sertipikat Induk

Rts Zuhra Wanda Salmia, Rosmidah Rosmidah, Indriya Fathni, Raden Sarwani

Abstract


The objective of this research is to analyze the liability of Land Deed Officials (PPAT) concerning mortgage deeds executed prior to the subdivision or separation of the master certificate. In the encumbrance of mortgage rights, it is required that the collateral object be clear, definite, and identifiable both legally and physically through a land title certificate, to ensure balanced protection for both creditors and debtors. The execution of a Deed of Granting Mortgage Rights (APHT) by a PPAT for an object that has not been subdivided or separated from the master certificate may lead to serious legal complications, ranging from the violation of the principle of specialty to the potential nullification of the deed due to non-compliance with formal requirements. This study utilizes a normative legal research method. The first stage involves a normative approach (library research), conducted using primary legal materials and secondary data, including principles, norms, and legal rules established within legislation and other regulations. The second stage applies a case approach analyzing the Denpasar District Court Decision Number 1097/Pdt.G/2020/PN Dps.

Keywords


Liability of Land Deed Official (PPAT), Deed of Granting Mortgage Rights (APHT), Certificate Subdivision, Legal Certainty

Full Text:

PDF

References


Buku

Nasution, Bahder Johan. Metode Penelitian Hukum. Bandung: CV. Mandar Maju, 2008.

Soerjono, Soekanto. Metode Penelitian Hukum. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2013.

HS. Salim dan Erlies Septiana Nurbani. Penerapan Teori Hukum pada Penelitian Tesis dan Disertasi. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2013.

Adjie, Habib. Hukum Notaris Indonesia: Tafsir Tematik terhadap Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004 tentang Jabatan Notaris. Bandung: Refika Aditama, 2009.

Budiono, Herlien. Kumpulan Tulisan Hukum Perdata di Bidang Kenotariatan. Bandung: Citra Aditya Bakti, 2007.

Irwansyah dan Ahsan Yunus. Penelitian Hukum: Pilihan Metode & Praktik Penulisan Artikel, Edisi Revisi, Yogyakarta: Mirra Buana Media, 2021.

Muljadi, Kartini dan Gunawan Widjaja, Seri Hukum Harta Kekayaan: Hak Tanggungan, Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2005.

Ridwan, H. Hukum Administrasi Negara, Jakarta: PT RajaGrafindo Persada, 2006.

Sjahdeini, Sutan Remy. Kebebasan Berkontrak dan Perlindungan Seimbang Bagi Para Pihak Dalam Perjanjian Kredit di Indonesia, Jakarta: Institut Bankir Indonesia, 1993.

Sunaryo. Hukum Lembaga Pembiayaan, Jakarta: Sinar Grafika, 2009. Urip Santoso, Hukum Agraria: Kajian Komprehensif, Jakarta: Kencana, 2012

Peraturan Perundang-Undangan

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945

Kitab Undang-Undang Hukum Perdata

Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 Tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria

Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1996 Tentang Hak Tanggungan Atas Tanah Beserta Benda-Benda Yang Berkaitan Dengan Tanah

Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 1998 Tentang Peraturan Jabatan Pejabat Pembuat Akta Tanah

Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 Tentang Pendaftaran Tanah

Jurnal

Ahmad Habibie Rachman, “Pemecahan Sertifikat Hak Atas Tanah yang Masih Dibebani Hak Tanggungan,” Jurnal Ilmiah Nusantara (2024): 29.

Argi Putra Finalo, Azmi Feindri, dan Hengki Andora, “Tanggung Jawab Pejabat Pembuat Akta Tanah dalam Pendaftaran Hak Tanggungan secara Elektronik di Kota Padang,” UINES Journal of Swara Justitia Vol. 7, No. 2 (2023): 533.

Rosmidah, Indriya Fathni, dan Fitria Yuseiva, “Pendaftaran Tanah dalam Rangka Kepastian Hukum Hak Atas Tanah di Kota Jambi,” Zaaken 4, no. 2 (2023): 274.

Seityaningsih dan Anis Mashuidoratuin, “Peranan Notaris dalam Pembuatan Akta Pemberian Hak Tanggungan (APHT) terhadap Perjanjian Kredit antara Kreditur dan Debitur dengan Jaminan Hak Tanggungan di Purwokerto,” Jurnal Akta, Vol. 5, No. 1 (2018): 190.

Dewi Tantini Wardaningsih, “Tanggung Jawab PPAT dalam Pembuatan Akta Pembebanan Hak Tanggungan dengan Jaminan Milik Anak di Bawah Umur”, Officium Notarium Vol. 1, No. 1 (2021): 80.




DOI: http://dx.doi.org/10.33087/wjh.v10i1.2131

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Wajah Hukum Published by Faculty of Law, Batanghari University
Adress: Fakultas Hukum, Jl.Slamet Ryadi, Broni-Jambi, Kec.Telanaipura, Kodepos: 36122, email: wajahhukum.unbari@gmail.com


Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.